Sehari Lumpuh Komunikasi di Mahulu, Sinyal Seluler Hilang Operator Agar Tinjau Kondisi
Sejumlah
menara (tower) Base Transceiver Station BTS
telekomunikasi yang ada di Mahulu, tidak berfungsi selama satu hari pada
Selasa 22 Desember 2020. Penyebabnya belum diketahui. (Foto : Istimewa)
MAHAKAM ULU – Masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengeluhkan kondisi hilangnya sinyal jaringan telekomunikasi seluler sejak dinihari Selasa 22 Desember 2020.
Hal itu berlangsung selama satu hari, bahkan
hingga berita ini diturunkan, jaringan seluler di Mahulu belum normal seperti
semula.
“Hilang jaringan (sinyal) telekomunikasi.
Utama telkomsel. Selama seharian. Kalau
operator lain saya tidak tahu,” kata Andi (35) salah satu warga Ujoh Bilang,
Ibukota Mahulu kepada Poskota Kaltim, Selasa (22/12/2020).
“Sinyal jaringan seluler baru muncul sekitar
pukul 19.00 Wita. Saya tidak mendapat kabar apapun. Karena selama seharian
blankspot sinyal handphone (HP) di Ujoh Bilang dan Kampung Long Bagun,” tukas Rini (28) warga
Ujoh Bilang.
Pantauan langsung Poskota Kaltim dilapangan,
memang di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun sinyal/jaringan telekomunikasi
telepon genggam/handphone (HP) hilang sejak pagi hingga sore.
“Malam ini sudah muncul jaringan seluler.
Tapi belum normal. Mengirim WhatApps (WA), SMS, juga untuk menelpon belum bisa
normal,” ungkap Saharan (40) di Kampung Long Bagun.
Beredar kabar dari mulut ke mulut, bahwa telah terjadi padam total pemancar
sinyal seluler di tower (menara) induk, Ujoh Bilang. Indikasi baterai daya di
tower induk tersebut down, tak bisa membangkitkan daya pancar sinyal seluler.
“Berarti sangat tidak profesional operator
yang menjaga menara pemancar itu.Seharusnya ada persiapan baterai atau lampu
untuk daya cadangan. Saya merasa dirugikan dengan kondisi hilangnya sinyal HP
selama satu hari,” jelas Hendrikus Bayau (40), warga Ujoh Bilang.
Kondisi hilangnya sinyal seluler di Mahulu
diakui oleh Ketua Asosiasi Jurnalis (AJK) Kubar-Mahulu, Alfian Nur. Menurutnya
sinyak seluler di Long Bagun terjadi sejak Selasa (22/12/2020) dinihari.
“Tiba-tiba saja menghilang. Bahkan
berlangsung selama satu hari. Semua pekerjaan masyarakat terganggu. Karena
sangat banyak pekerjaan warga yang berkaitan dengan HP dan jaringan internet
tidak bisa dikerjakan.Putus total telekomunikasi di Mahulu,” ungkapnya.
“Berharap agar pihak operator telekomunkasi
yang selama ini difungsikan di Mahlul untuk meninjau ulang kondisi ini,” pesan
Alfian Nur.
Hingga berita ini diturunkan, pihak operator
telkomsel dan juga Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian
(Diskominfostandi) Mahulu belum berhasil dikonfirmasi.
Dilansir oleh Poskota Kaltim di laman
https://diskominfo.kaltimprov.go.id/tanggal 10 Desember 2018, bahwa Kabupaten
Mahakam Ulu menjadi salah satu daerah
yang melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan BTS dengan Badan
Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan
Informatika. Bersama 19 Kepala Daerah
melakukan penandatanganan kerjasama terkait pembangunan BTS.(ran)